Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

FDLW | Chapter 0.1b

--------------------------------------------------- Back | ToC | Next --------------------------------------------------- Noah telat. Telat satu jam. Nasib sial seakan menghantui Noah saat itu. Dimulai dengan airnya yang entah kenapa hari it berpikir untuk berganti peran -panas jadi dingin, dan dingin jadi panas, jas kerjanya yang belum di setrika, dasinya yang entah kemana dan bagaimana, sampai sepatu yang kotornya seperti tidak dicuci bertahun-tahun. Entah bagaimana nasib karirnya nanti. Mengingat sekarang ia telah menghabiskan waktu satu jam hanya untuk bersiap. Setelah menyelesaikan semuanya, Noah langsung mengunci pintu rumahnya dan segera berlari ke halte bus terdekat, namun ia segera menepisnya, dan memilih memanggil taksi yang lewat dan memberikan alamat kantornya sebelum akhirnya Noah berteriak agar sang sopir berkendara dengan cepat. Sang sopir yang sudah terbiasa hanya menggelengkan kepalanya sebelum akhirnya menuruti permintaan Noah. Entah karena sopi...

Postingan Terbaru

FDLW | Chapter 0.1a

Fudanshi in the Dream Like World

Take a Break